Kumpulan Fiksiminiku

Posted: August 18, 2010 in Fiksimini
Tags:

@fiksimini KAIN PANTAI BERWARNA FUSCHIA. Di antara pucat kulit lehernya. Berpadu biru lidahnya #fiksimini

@fiksimini Cintamu spt kain katun, awet dan adem, cintanya spt kain polyester, artifisial dan panas. Cintaku? Cuma latex sekali pakai

SATU SORE DI BALIK JERUJI BESI. Pahlawan berkawankan kata #fiksimini

BUKAN PAHLAWAN KESIANGAN. Ia memang tidak melawan #fiksimini

@fiksimini DITUNDANYA UPACARA KEMERDEKAAN. Sampai tempo yang belum ditentukan #fiksimini

UPACARA MANUSIA. Bendera mengheningkan cipta #fiksimini

KAU BUKA SUMPIT DI CEPOL RAMBUTMU. Malam ini kamu geishanya. Aku menunggu di meja pembayaran. Sampai ia melunasimu #fiksimini

@fiksimini MERAH GULALI.Semingguan ini warnanya lebih merah, harumnya tak seperti dulu. Kios belum buka. Antrian semakin panjang #fiksimini

ANAK-ANAK TERLANTAR. Hati ibu terbuka lebar. Hidupnya adalah mereka dan kilatan blitz. Tak pernah aku #fiksimini

BOTOL KE-4. Replika gemintang, degup dan hentak kolosal. Denting gelas di antara pekak tawa. Kugandakan diriku. Berkali-kali
#Fiksimini

SESUATU DI BALIK GAUN MERAH JAMBON.
BUKA….Kabu..r! #fiksimini

BUKAN KARENA. Kubuka mulutku. Kata itu mencekat balik. Tidak. Padahal aku suka #fiksimini

S. Usaha terkecil diantara huruf BEsAR #fiksimini @fiksimini

CANGKIR KOSONGKU DAN AKU. Membunuhnya dalam waktu seteguk. Memori dan antek laknatnya, Rindu #fiksimini

TAKDIR DALAM LAMPION. Induk Laron. Bayi Cicak #fiksimini

ROKOK SESIANGAN. Pemantik menjentikkan terik. Terbakar rindu. Dihisap cemburu. Tercecer di antara lintingan asap #fiksimini

KACA MATA PAMUNGKAS. Kukenakan air mata. Mencari kelebatnya dari balik genangan. Bukan dia. Tapi airmatanya. #fiksimini

BOTOL BERISIKAN NAFAS. Mencuri intip di antara hampa udara. Menemukanmu dan terjebak tubir lentur #fiksimini

PERJALANAN YANG TERTUNDA. Destinasi yang tak dikenal. Tiket yang tak berlaku. Hati yang tinggal di beranda #fiksimini

Bapaknya pemabuk. Ibunya pelacur. Dan ia hanyalah seorang pendeta #fiksimini

Noktah merah. Gelambir. LUMATAN YG TAK PERNAH TUNTAS #fiksimini
CIUMANNYA TAK LAGI DALAM. Bola matanya menggelinding di sakunya. Tanganny kaku di pinggangku. Tanganku mengebiri lidahnya #fiksimini

LENGGOKNYA TAK LAGI INDAH. Ada yang salah dengan kakinya. Bukan. Sepatunya. Bola mata tertancap di hak stilettonya #fiksimini

JENUH. Kancing2 memisahkan diri dari blusku. Berikut rasa pada nalarku #fiksimini

MATINYA KATA-KATA. Ketika huruf hidup ikut-ikutan mati #fiksimini

Setelah pendekatan berbulan-bulan, putus sambung bertahun-tahun. Kami menikah. Berabad-abad sesalnya #fiksimini

“Berbohong itu tak apa kalau terpaksa” |”Contohnya?”| “Seperti sekarang, saat kamu memaksaku jujur” #fiksimini

Dalam kotak cokelat berperisa kebohongan itu ada sebungkus saja yg berperisa sesal. Rasanya pahit, tentu saja #fiksimini

PEMBOHONG BERSYARAT. Percayalah, aku akan berkata jujur jika kamu berkata jujur @fiksimini

Kuhardik perempuan tambun di hadapanku. Kurang ajar benar, masuk kamar tanpa ijin, masih bernyali ikut menghardik #fiksimini @fiksimini

“Aaaah coba lihat, si cantik mengerling ke arah kita loh”| “Tapi pren, kita kan buta” #fiksimini @fiksimini

Tempatmu sepatutnya di lorong gelap sepi itu saja! Cemooh Bohong sembari menjebloskan Jujur ke jurang nurani #fiksimini @fiksimini

Ternyata dia bisu. Habis2an aku dibohonginya #fiksimini

Aku selalu jujur padamu, sayang. Sekedip. Dua kedip
@fiksimini

Dari ayahkulah kudengar kata BOHONG untuk pertama kalinya. Saat ibu memberitahukan keberadaanku #fiksimini @fiksimini

Berbulan-bulan makan GRATIS, pagi ini potongan tubuhnya yg dibagikan cuma-cuma di depan masjid #fiksimini

Tinjanya warna warni. Sesorean ia mengunyah pelangi #fiksimini @fiksimini

PERIUK YANG TAK LAGI MENGEPUL. Beras tak lagi singgah. Hanya kepala nyonya yg menginap semalaman #fiksimini

Ayah, ibu dan kakak2nya terbaring kaku di nampan dingin.”Silakan ayam gorengnya”. Ia tergugu sembari mematuk bekatul #fiksimini

Aku termakan bualannya. Tinjaku mendadak semerbak mewangi #fiksimini

Susah payah kutelan tumpukan kemenyan+sesajen di pangkuan. Huh, menu di alam baruku ini itu-itu saja #fiksimini

“Sisakan kepalanya yang besar buat ibu ya nak”. Gadis itu mengangguk seraya mengunyah hati kecilku #fiksimini

Makan pagiku cercaanmu, siang curigamu. Malamnya kumuntahkan semua di cawan gelinjang pacarku #fiksimini

GOSIP. “Makanya jangan asal telan” Sampah pada mulut berbelatung. #fiksimini

Ada sekat di hati yg smuanya berisi kamu. Bahkan darah dan udara yg tak bisa lagi lalu lalang,pun memujamu. #fiksimini

Berat badan: 67kg, ukuran gaun S #fiksimini

Lingerie,borgol,yoghurt dingin dan madu di samping tempat tidur beralas sutera merah. Kantuk yang membabi buta #fiksimini

Menggapai panik di kerongkongan, berselancar melawan liur, menghantam geraham lalu terhempas lagi ke dalam hati #fiksimini

MUDIK. Kami menenteng bawaan masing2. Oleh-oleh buat kakek+nenek di desa rapi di kardus. Mobilnya masih di showroom #fiksimini

5 huruf itu terapung bingung di langit2 lidahnya, hanyut o/ liur k jurang hatinya. Perempuan di hadapanny msh menunggu #fiksimini

MESIN WAKTU. Rumah kakek nenek. Sepi. Pak Giman, supir kakek keluar kamar ibuku sembari merapikan celana #fiksimini

Yoghurt dingin menghangat di lidah. Sejengkal lagi sebelum lepas landas tanpa sabuk pengaman bersama si ranum @fiksimini

KEMATIAN mulai mendengus jenuh |”Mampir 1 toko lagi ya?mau beli beli tas BESAR. Mumpung masih di dunia” #fiksimini @fiksimini

Istriku ngambek, pacarku juga. Alamat nggak bisa nengokin SURGA minggu ini #fiksimini

Tancap gas. Sekencang-kencangnya, sejauh-jauhnya. Di kiriku, nyaris tak berjarak, KEMATIAN di atas pelana #fiksimini

MARRIAGE. One way ticket for 2. Non refundable. Non trasferrable. Non reroutable #fiksimini @fiksimini

Kamar kecil pesawat. Kamu. Aku. Hasrat yg melepas landas #fiksimini

Foto keluarga tak cukup jd obat rindu. Bekas sayatan di pelipis, dari ayahku. Carut di ujung bibir dari ibuku. Dan lubang besar di hati, maha karyamu #fiksimini

Lolipop diantara bibir ranum. Gerai rambut di antara pipi yg memerah, rok lipit tersingkap. Ah Lolitaku
#fiksimini

Masa kecilku baru lepas landas. Setitik darah di celana dalam. Kecupan mama yg mendarat haru di pipi #fiksimini

Masa kecilku merengek minta ikut. Jadilah ia Nora, perempuan
9 tahun yg terbunuh di hari menstruasi pertamanya. Namaku Daud. Ini buku pertamaku #fiksimini

Cintaku tersangkut di ritsluiting celananya. Sesiangan. Menanti malam #fiksimini

LENGAH. Tubuh molek wajah standar. Matahari mulai tinggi. Sial, ia bermalam lagi. #fiksimini

Pinjam atau Curi. Harus dapat. Semalam saja #fiksimini @fiksimini

SEJAK SEMALAM. Sayap kupu-kupu berkepakan di bawah pusarku. Cintanya memilih bermalam. #fiksimini

Kemalaman bercinta, kurayu matahari di antara remah gelinjang. Aku hampir jenuh, datanglah sebentar lagi #fiksimini

“Jangan kemalaman. Nanti aku mengantuk” Pesan puting pada lidah #fiksimini

Cintanya seperti malam. Dinanti dan tercuri #fiksimini

Sampai beruban ia gagahi lantai disko. Menanti cinta satu malamnya #fiksimi

THE MORNING AFTER. *bunyi alarm* “kenapa km ada di toiletku?”| “Kamu siapa?” #fiksimini

Saat dentingan bir pletok dan anggur masak berakhir di kursi belakang angkot #fiksimini

BERCINTA DENGAN ISTRIKU. Sambil merem memang sulit. Melek justru mustahil #fiksimini

BERKAS. Selembar akte kelahiran. Selembar akte nikah. Berlembar-lembar akte cerai #fiksimini

UJIAN AKHIR. Selembar kertas kosong dan mata sembab #fiksimini

SAMA. Sana sini, atas bawah, muka belakang.tekak tekuk. Deru napas. “Udah?”| “Belum.. Kamu?” | “sama..” #Fiksimini

Anna mengurung diri, ratapi bayi2nya yg tak smpt lahir. Di kamarny, Minah menjejalkan milikny dlm kntong plastik anyir #fiksimini

Aku merayap mengejarmu. Kamu jalan terus, menoleh pun tidak. Wahai USIA, telan ku bulat-bulat, sekarang #fiksimini

Darah dan belatung terburai di sana.Lukisan dirinya.Hari itu si tampan brcinta lg dan lg. Wanita2. Ratusan thn belianya #fiksimini

Aku lupa mengembalikan usia. Bercinta. Beranak. Bercerai. Bahkan sesal pun mulai usang #fiksimini

Aku dan usia. Kami saling mengunyah. Matahari semakin tinggi #fiksimini

Instruksi mencuci: HINDARI memeras kaos ini, kecuali isinya. Pacarku langsung turun tangan #fiksimini

4 sehat 5 sempurna. DUA diantaranya ada di balik kaos ini. #fiksimini

Lempar ke sana kaos mu, kemarikan isinya! #fiksimini

Yang merasa lidahnya ketinggalan harap hubungi saya. Ttd: kutang #fiksimini

Aku dipaksa memasak. Pisau dan panci menatapku cemas #fiksimini @fiksimini

Terpaksa kubuka kutangku, jempolmu tertinggal di sana @fiksimini

Terpaksa kutelan jg menyan dan tetek bengeknya. Layanan antar makanan cepat saji itu nggak punya peta ke alam baru ku #fiksimini

Mujair itu megap2 frustasi | “Maaf sy terpaksa menggoreng Tuan, Nyonyah ndak percaya.sy malah dikatai gila #fiksiminii

PERAMAL JUGA MANUSIA. *Pyarrrr* pun bola kristal itu kupecah paksa. Cinta memang hakikatnya buta #fiksimini

Letupan serotonin, hujan gelinjang. Sepasang mata melotot galak| *oops..* “I love you” #fiksimini

Nikmati saja. Di ranjang ini tak ada cinta dan omong kosongnya. Cuma serotonin, yg sebentar lagi pun jadi ampas #fiksimini@fiksimini

Jauh-jauhlah darinya. Namanya EMOSI, si raja copet. #fiksimini@fiksimini

S4b4r y4 BoOww. P.S: dear editor, ini bukan kesalahan penulisan. Alay dari bab IV itu sungguh mencopet waktuku #fiksimini

Tak mau dituduh kacang lupa kulitnya, asosiasi copet itu disiplin membayar pajak #fiksimini

Tanpa kata, pun tatap mata. Dentingan sendok. Jenak jeda. “Bill nya mas!” Cintanya dicopet jenuh #fiksimini

KEPERGOK “Ambil saja, tlg jgn apa2kan saya” |”kapan siiih kalian2 bisa membedakan mana copet mana rampok?!”#fiksimini@fiksimini

Terengah2 aku berlari mengejar bus sialan itu. Waktu telah sukses mencopetnya #fiksimini@fiksimini

Dia nggak perlu mepet untuk mencopet hatiku. Cukup RTGS sebulan sekali, dan chatting-an gombal setiap hari @fiksimini#fiksimini

Konferensi copet se-asia tenggara.Tak ada laporan kehilangan di hotel. Esok harinya: Kemana hotelnya?? #fiksimini@fiksimini

RUMAH KACA. Ia memilih tinggal, berteman ribuan dirinya #fiksimini

Manis gulali di bawah pohon asam. KARNAVAL setahun lalu #fiksimini@fiksimini

QUICKIE.Wanita bahenol itu msk k dlm bilik kerlap kerlip.Pesulap menguncinya. BIMSALABIM.pun mrk mnghilang selama 10mnt #fiksimini

Aku berlari sekencang2nya menuju kemarin, menampar dan mencampakkan kamu karena hari ini kamu memilih dia, bukan aku #fiksimini

Ranjang yang sama, laki-laki lain. Pelan kukafani kemarin, dan kugelontor di toilet. Di luar kudengar esok berjingkat2 #fiksimini

Kemarin kamulah bulan dan aku pungguknya, hari ini kita IMPAS #fiksimini

Kemarin aku berdoa untuk hari ini. Hari ini kujilat doaku karena rindu kemarin #fiksimini

Lidah putus asa, menyambung jilatan para keparat. Seumur-umur baru pagi ini dia berdoa, mohon bertulang #fiksimini

Lidahmu dan dustaku bersetubuh. Ditingkah belulang nurani #fiksimini

“Selamat ulang tahun” Kecup pelatuk #fiksimini@fiksimini

Wallpaper hello kitty yg mengelupas, kasur berdebu. Tepat tengah malam nanti hari jadinya yg pertama, sebagai kupu-kupu #fiksimini@fiksimini

Ulang tahunku dan BINGKISAN berulang. Pengkhianatannya #fiksimini@fiksimini

Balon warna warni, trampolin, kue tar setinggi diriku, gelak tawa dan kecupan entah-siapa. Ayah-ibu yang entah kemana #fiksimini@fiksimini

Kali ini hari jadiku diramaikan belatung dan ngengat. Lbh meriah dibanding hingar bingar pesta kejutanmu setahun lalu #fiksimini@fiksimini

Marni bergelayut manja tanpa kutang. Itu sebelum siraman air dari ember yang bersuara mirip istriku mengeringkannya @fiksimini

Aku melolong di kolong jalan, RINDU UJUDKU yg dahulu. Lalu kamu, ya kamu, melewatiku sambil mengeong sombong #fiksimini

Boleh kuPINJAM lelakimu? Cuma bibir dan hangat lidahnya. Tak lebih #fiksimini

JENUH. Mau kusudahi berikut sesalnya #fiksimini@fiksimini

LUNAS.Semua mata tertuju pada dadu. “4!” Ibu jari kananku mengecup miris anak2nya #fiksimini

CURCOL. Sembari main remi denganku. “Ibu benci penjudi.Taruhan, malam ini ayahmu pasti kalah!” @fiksimini

LUNAS.”Gadismu yg sulung sy nikahi, utangmu lunas”| “Trima kasih bang. Sy msh ada 2 lg anak gadis, boleh nawar..” @fiksimini

AKHIR PERAYAAN CINTA.Gelas itu km isi penuh. Buihny samarkan peluh.Putingku belum lagi melemas. Nafas cemas. Air mata #fiksimini

NGILU. Tamparan ayah. Lalu sesuatu yg anyir, lengket dan hangat melumas paras tampanku. Kuremas jemari pria pujaanku #fiksimini

IKUT-IKUTAN. Setiap ia mulai ikut mendongeng, aku justru terjaga. Memang sulit membungkam tokoh dari bab III itu @fiksimini

CINTA MONYET. Ia mendongeng dalam tidurku. Tentang cita-cita yg tak pernah kesiangan, dan cinta yg bisa menunggu #fiksimini

“SINTERKLAS itu ga ada diiik.Itu mama+papa, yg malam2 brjingkat kluar taruh kado di bwh pohon”|”Bukan kak, om Edward!” @fiksimini

Pangeran tak habis pikir. Kecupan tak membangunkan sang putri. Ibu tiri sontak menciumnya, dan pangeran pun terBANGUN #fiksimini

IBUku mendongeng dengan matanya. Tentang harapan, cinta dan pengorbanan. Ia terlahir bisu, Ibuku. #fiksimini

Perempuan itu terus bercerita tentang MALAM, bintang dan rembulan. Anak di pangkuannya terlalu lelap. Buih. Air mata #fiksimini

KAKI LIMA. Mata bak kacang satu bang! #fiksimini

PELARIS.Matanya berterima kasih. Mulutnya mengunciku. Lembaran ratusan ribu itu belum lagi dihitungnya @fiksimini

NURANI.Tangannya memata-mataiku. Matanya melucutiku. Hati sedang menutup matanya, pura-pura tak peduli #fiksimini

Aku dijemput KERLINGAN. Fajar tadi, di beranda. Secangkir teh belum tandas kuteguk. Pahit. Gelap #fiksimini@fiksimini

Aku membunuh, dibunuh, terbunuh. Terlontar kembali ke bumi dalam aneka ujud. Kita tetap tak berJODOH #fiksimini@fiksimini

Tadinya tekadku bulat, menjatuhkannya TALAK. Namun setelah semalam, aku mutlak takluk #fiksimini@fiksimini

Dia TERLAMBAT menuliskan siang. Malam membacakannya keras2 pada pagi. Dan mereka terjaga #fiksimini@fiksimini

SUNBATHING.Matahari mengumpat di balik topi cantikku. Membakar pundakku yang telanjang. Kamu merapat menitip cumbu#fiksimini@fiksimini

SIMPAN CANTIK.Ditelusurnya buku telepon selularnya.Edit Charlie simpan Cantik.Lalu sms: miskol saja mulai sekarang.xoxo #fiksimini

IKHLAS. Ia membalas air tuba dengan air susu. Tak lupa diperiksanya ulang masa kadaluwarsa: 20/01/2001 #fiksimini@fiksimini

GINCU. Ia menolak utk tinggal. Bibirmu terlalu hangat #fiksimini

TOBAT. Pengkhianatan itu dikhianati dua pengkhianat yang saling berkhianat #fiksimini

AUDISI. Airmatanya tak juga menetes. Meninggalnya ayahnya. Pengkhianatan sahabatnya. Audisinya gagal total. Ia tersedu#fiksimini

FIKSI NURBAYA. Merayap keluar, dicekiknya mati penciptanya.Ia tak sudi dipaksa menikah dgn perempuan labil dari bab III #fiksimini

Mereka bersekongkol menyandera ide. Setengah mengantuk, penulis itu membaca tebusan: ganti judul! #fiksimini

MATI GAYA. Ia terisak mengiba pada tumpukan celana dan rok yg menolak menutupi aib pinggangnya #fiksimini

FESYENISTA.Muak didekap kemben bling-bling yg posesif mrk kompak melarikan diri. Hidup sederhana sbg sepasang silikon #fiksimini

ATAU. Perempuan itu mengomel panjang lebar, mengumpat sana sini. Lalu: “DIAMMMM! atau aku setrap kamu balik ke bab I!”#fiksimini@fiksimini

SAKTI.Mulutnya komat kamit, tangannya menggapai-gapai. Aku menelan ludah. Berdoa dalam hati penasaran siapa lebih sakti #fiksimini

SESAK. Hatinya tak bisa lagi bicara. Kekasihnya mendekapnya terlalu erat. @fiksimini

Waktu KARAOKE semalam pita suara kami tertukar. Walhasil kami pura-pura bisu sampai jadwal karaoke selanjutnya@fiksimini@fiksimini

BEBAS. Berpuluh tahun dia terbelenggu di sini. Kuledakkan kepalaku, spy anak cucu ku bisa bertutur tentangnya #fiksimini@fiksimini

Ia diam terpaku. Senyumny tak lekang. Sayangku, pasti kubetah hidup dgnmu bila kau hanya LUKISAN di dinding #fiksimini@fiksimini

VARIASI.Aku terjerembab sembab, dia meringis miris. Ah, mestinya kami pakai gaya biasanya saja #fiksimini

RADJAH.Nyaris 2 jam ditahannya nyeri, meradjah namamu di lekuk tubuhnya di saat kamu dan aku saling meradjah#fiksimini

Pangeran katak terbelalak. Sepatu kaca itu ternyata PAS betul di kaki ibu tiri. Upik abu tersenyum lega #fiksimini

JENGAH kau takut-takuti, kubanting setir ke kiri saat kamu lengah. Gelap. Hari ini kita tinggal sejarah #fiksimini

Seperti BUMI dan LANGIT. Istriku ceraikanku krn dia jenuh kusetir, sementara Cindy justru minta kusetirin ke mana-mana @fiksimini

LABIL.Hatinya menyuruhnya ke kanan, tangannya ke kiri. Kepalanya abstain. Setir pun mundur teratur @fiksimini

SUAMI ISTRI. “Kalau nyetir pake mata donk” | “kalau ngomong pake mulut aja tanpa toa bisa nggak sih?” @fiksimini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s