DI ANTARA HUJAN, 5 TAHUN YANG LALU

Posted: September 15, 2010 in 15topik, Cerita 1 Halaman
Tags: ,

Perempuan muda dalam gelisah. Dari hatinya tungkainya menjauh @fiksimini

Gelang perak itu berkilat-kilat pada tanganku. Pengaitnya serupa 2 huruf S yang bertautan, rantai tipis yang memilin ragu-ragu pada dua ujungnya.

Kamu punya gelang yang sama. Persis sama. S dan S. Nama kita. Kamu ingat betapa paniknya aku waktu gelang itu kamu pakaikan padaku, 5 tahun yang lalu? Aku tahu kamu kecewa, kamu bilang aku pengecut yang tak lelah berlari dari diri sendiri, seperti seekor bekicot yang mengaku bukan.

5 Tahun aku berlari, dari kamu, dari aku, dari kita. Aku lelah, aku rindu. Penerbangan panjang melelahkan tak sebanding dengan gelenyar riang hatiku. Seorang perempuan paruh baya, ibumu, menyambutku.. hujan menggenang pada pelupuknya. Setumpuk naskah pada tangannya, ”Sari minta kamu menyelesaikan ini…”. “Nak Sinta?, nak? ” Yang kuingat hanya getir darah pada bibirku dan siksa aroma tanah sehabis hujan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s