IBUKU PENGENDARA ASAP

Posted: September 15, 2010 in 15topik, Cerita 1 Halaman
Tags: ,

image

-SURGA DI TELAPAK KAKI IBU. Di sana aku tertidur. Di antara remah heroin dan puntung rokoknya. Lagi-lagi ia lupa mendongeng untukku-

Dia biasa melakukannya sendiri, ibuku. Duduk pada rumput basah dan mengendarai asap menuju tanah antah berantah. Ia pernah jadi ibu peri bergaya gothic. Eye shadow hitam membingkai arsir mata kecilnya. Gaunnya menjuntai-juntai ditiup angin. Ia terkekeh puas. Tanah antah berantah menjajakan kemasan serba pekat. Tanpa warna warni propaganda.

Kertas keperakan itu berkilat-kilat ditempa cahaya neon. Benda serupa bohlam pada tangannya. Ibuku siap berangkat. Jadi apakah dia kali ini? Kuintip dari balik daster kumalnya.. ah, dia jadi bidadari berkuncir kuda. Dengan jarik batik dan sepatu boot? Andai ibu mengajakku serta, pasti mengasyikkan. Tapi aku disini bahagia, sahabatku banyaaak bu. Yesus bilang, kami takkan menua di sini, bermain sesuka hati selamanya..

Comments
  1. @AndyTantono says:

    +100

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s