Abang Penjual Kembang Api

Posted: January 18, 2011 in Cerita 1 Halaman, cerita pendek
Tags:

Lagi-lagi Abi memintaku membeli kembang api di sana. Aku masih tak mengerti, apa bedanya kembang api jualan si abang berpeci hijau spotlight itu dengan yang lainnya.

Satu hal yang membuatku agak segan membelikan Abi kembang api di sana. Mata si abang yang tak berkedip menelanjangiku.

Kali ini aku punya waktu, tak seburu-buru biasanya, tak sekedar meminta mang Ujang yang memilih dan membayar kembang api Abi. Aku mau memberinya pelajaran karena tak punya malu memandangiku begitu. Kujentikkan jari, kutuding-tuding dirinya, ia bergeming. Kukibas-kibaskan lembar  ribuan di hadapannya, pandangnya tak lekang.  Aku siap meledak, kalau saja mang Ujang tak bergegas berkata-kata padaku lewat kedua tangannya di antara komat-kamit si abang penjual kembang api

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s