Karya Fiksimini @LVCBV (RT maret-desember 2010)

Posted: March 23, 2011 in Uncategorized

MARET

  1. Ibunya pelacur. Ayahnya pemabuk. Sementara ia hanya seorang pendeta (RT 20-mar-2010)
  2. Cintanya putus sambung. Nafsunya sambung menyambung (RT 20- mar-2010)
  3. Bibirnya, bibirku sibuk menggincu dalam bisu (RT 25-mar-2010)
  4. Bibir barunya. 12x cicilan 0% + tukar tambah bibir lamanya (RT 25-mar-2010)
  5. Bibir mengebiri bibir, seiris demi seiris perih menggelambir (RT 25-mar-2010 dan menang sayembara @fiksimini bertema bibir dengan hadiah Sepotong Bibir yang Paling Indah karya Agus Noor)
  6. Namanya Bonek. Di rumah dia si bungsu yang takut bapaknya. Di jalananm orang-orang takut padanya (RT 26-Mar-2010)
  7. GANTI PROFESI. Kemarin aku si gadis desa, hari ini aku siswi SMU, besok aku nona perawat. Tergantung permintaan pelanggan (RT 28-mar-2010 dan memenangkan juara Harapan I karya @fiksimini terbaik nasional kategori Sosial)

APRIL

  1. Kuseruput teh buatannya. Ada manis bualannya dan asin air mataku. Anehnya nikmat rasanya (RT 3-Apr-2010)
  2. Bertahun-tahun ayahku mencicil demi sepenggal mimpi Amerika. Hari ini pasar membunuhnya (RT 4-apr-2010)
  3. Mirah, kembang desa bermata sayu. Profesinya perayu, modalnya paras ayu. Prestasinya rumah baru dari kayu (RT 11-apr-2010)
  4. Ia dinafkahi Rahasia. Mereka kaya raya (RT 12-apr-2010)

MEI

  1. Keseringan dipakai berdansa derit, ranjangnya mengerang patah-patah (RT 22-mei-2010)
  2. Di ulang tahunnya yang ke-65, ia memperkenalkan suami ke-11 nya. Bukan tanpa alasan ia disebut Ratu Dansa (RT 22-mei-2010)

JUNI

  1. Lumpur itu dicekokannya panas-panas. Cukuplah buat menggelontor kebenaran jadi tinja (RT 4-jun-2010)
  2. Kumannya tertinggal di lidah dan langit-langit mulutku. Besok akan kukembalikan mereka padanya, atau padamu bila ia sedang sok sibuk (RT 19-jun-2010)
  3. Huuuuu…kuman! demikian mereka tiap kali ia melanggar aturan (RT 19-jun-2010)

JULI

  1. “Kalau nggak penting kenapa nelpon sih?”| “makanya saya langsung datang, Udah di depan pintu nih (RT 4-jul-2010)
  2. Tentunya keselamatan kalian amat penting bagi perusahaan. Tapi harus diingat, perusahaan yang terpenting (RT 4-jul-2010)
  3. Akhirnya kesampaian juga melihatnya bertelanjang dada. Walau mulas membaca rajahan “Anto&Ralph Forever” (RT 8-jul-2010)
  4. FIKSI NURBAYA. Merayap keluar, dicekiknya mati penciptanya. IA tak sudi dipaksa menikah dengan perempuan labil dari bab II (RT 15-jul-2010)
  5. FESYENISTA. Muak didekap kemben bling-bling yang posesif, mereka kompak melarikan diri. Hidup sederhana sehidup semati (RT 15-jul-2010)
  6. SUAMI ISTRI. “Kalo nyetir lihat jalan donk!!”|“Kalo ngomong pakai mulut aja tanpa toa bisa nggak sih? (RT 19-jul-2010)
  7. JENGAH kau takut-takuti, kubanting setir ke kiri saat kau lengah. Gelap. Hari ini kita tinggal sejarah (RT 19-Jul-2010)
  8. IKUT-IKUTAN. Setiap ia mulai ikut mendongeng, aku justru terjaga. Memang sulit membungkam tokoh dari bab III itu (RT 23-jul-2010)
  9. Boleh kupinjam lelakimu? Cuma bibir dan hangat lidahnya. Tak lebih (RT 26-Jul-2010)
  10. Lidah putus asa menyambung jilatan para keparat. Seumur-umur baru pagi ini dia berdoa. Mohon bertulang (RT 29-Jul-2010)
  11. S4b4r y4 BoOww. PS: Dear Editor. Ini bukan kesalahan penulisan, Alay dari bab IV itu sungguh mencopet waktuku (RT 30-jul-2010)

AGUSTUS

  1. Kamar kecil pesawat. Kamu. Aku.Hasrat yang melepas landas (RT 8-agustus-2010)
  2. Berat badan 67 kg. Ukuran gaun S (RT 9-agustus-2010)
  3. Tinjanya warna warni. Sesorean ia mengunyah pelangi (RT 9-agustus-2010)
  4. Matinya kata-kata. Ketika huruf hidup ikut-ikutan mati (RT 13-agustus-2010)
  5. Setelah pendekatan berbulan-bulan. Putus sambung bertahun-tahun. Kami menikah. Berabad-abad sesalnya (RT 13-agustus-2010)
  6. BUKAN KARENA. Kubuka mulutku. Kata itu mencekat balik. Tidak. Padahal aku suka (RT 15-agustus-2010)
  7. Anak-anak terlantar. Hati ibu terbuka lebar. Hidupnya adalah mereka dan kilatan blitz. Tak pernah aku (RT 15-agustus-2010)
  8. UPACARA MANUSIA. Bendera mengheningkan cipta (RT 16-agustus-2010)
  9. Kain pantai berwarna fuschia. Di antara pucat kulit lehernya. Beradu biru lidahnya (RT 18-agustus-2010)
  10. Kusembunyikan sakau di bawah lidahku. Dia melumatku, kamu yang kumau (RT 20-Agustus-2010)
  11. KEPUL PERIUK. Cuma air, nak. Sini, ibu dongengkan tentang jagoan masa depan yang pandai menahan lapar (RT 20-agustus-2010)
  12. Editor muda itu menatapnya sengit. “Ini kan kertas kosong!” | “Makanya saya percayakan pada anda untuk diedit” (RT 22-agustus-2010)
  13. Tercekat. Padahal dia begitu dekat. Kata-kata lupa kuisi ulang (RT 22-agustus-2010)
  14. SI kakak menarik lenganku “pa, main tamu-tamuan yuk” Kulihat air mata di balik tatap dingin istriku. Mantan, istriku.. (RT 23-agustus-2010)
  15. “ku..ku.kunciranmu lepas!” Masih dalam posisi berlutut tangannya panik menutup kepala yang plontos (RT 24-agustus-2010)
  16. Kusimpul ujung kantong plastik itu kuat-kuat di batas leher jenjangmu. Parasmu menghalangi. Mau kuintip hatimu (RT 28-agustus-2010)
  17. Operasi plastik ke-19. Dia mulai lupa siapa namanya (RT 28-agustus-2010)
  18. Lelaki bercadar di pintu masjid. Mencuri dengar kelamin Tuhan. Ada yang menyapa… (RT 31-agustus-2010)

SEPTEMBER

  1. Pertandingan catur di balik cermin. Menteri berjalan lurus, benteng memilih zig zag (RT 1-sept-2010)
  2. MONOLOG TERAKHIR SANG SUTRADARA. Muak dengan skenarioMu! Kali ini giliranku..(RT 3-sept-2010)
  3. Berhenti menamainya masa depan dan merapal semoga. Semua itu sudah terjadi, bodoh! (RT 8-sept-2010)
  4. Naskah tersusun rapi. Cita-cita dan perjuangan sahut-menyahut. Hanya satu yang terlupa. Bangun dari tidurnya (RT 9-sept-2010)
  5. Firasatku dia tak tahu. Ternyata benar, dia tahu. Firasatnya sih.. (RT 11-sept-2010)
  6. Buang-buang diri saja! Sungut uang sembari melipat selembar manusia yang menipis kumal dari balik angka 0 (RT 13-sept-2010)

OKTOBER

  1. Para tamu memekik. Patung mempelai pria retak lalu meleleh. Semua tewas dalam kebakaran itu. Kecuali si mempelai pria yang tak pernah datang (RT 20-okt-2010)
  2. Komat-kamit merapal jawaban. Gadis manis di sampingnya memonyongkan bibir. “Buruan contekannya!” (RT 22-Okt-2010)

NOVEMBER

  1. SURGA DI TELAPAK KAKI IBU. Aku tertidur di sana. Di antara serpih heroin dan puntung rokoknya. Lagi-lagi ia lupa mendongeng untukku (RT 6-nov-2010)
  2. JANJI PERNIKAHAN. “Saya, Dedi Rayu Difrente menerimamu sebagai istri dalam suka dan bip sampai bip memisahkan” (RT 11-nov-2010)
  3. HEARING. Semua sibuk mendengar. Tak satu pun berbicara. Apalagi berbantahan (RT 15-nov-2010)
  4. Di bawah terpaan sinar UV. Pipi gadis itu tak lagi putih mulus. Perempuan 30an dari billboard tetangga tergerak meminjamkan krimnya (RT 19-nov-2010)

DESEMBER

  1. MALAM TERAKHIR MELAJANG. Jalang! (RT 4-des-2010)
  2. 999. Satu lagi dan rekor pemaaf tahun ini siap dikantonginya. Kalau saja orang terakhir itu bukanlah dirinya (RT 4-des-2010)
Comments
  1. sigs says:

    wow…manteb-manteb nih

    • aduh mas’eeee sudah kalah hawa sekarang. Kagok bikin fiksimini. Lihat karya fiksimini mas Sigit langsung minder diriku hihihihi. Tapi serius deh, begitu berhenti, mau balik lagi bikin jadi kagok karena formatnya yang sangat irit karakter itu. LEbih sulit ketimbang bikin cerita panjang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s