Kedai 1001 Mimpi: Tamparan Penuh Gelitik

Posted: June 1, 2011 in Uncategorized
Tags:

Kedai 1001 Mimpi dituturkan oleh Valiant Budi atau lebih dikenal dengan @vabyo, dengan gaya yang segar. Kisah nyatanya selama menjadi TKI di Saudi penuh dengan kejutan-kejutan yang membuat kita mengelus jenggot, dada, sampai perut kita. Kejadian demi kejadian yang miris dan bikin hati makin kempis dituturkannya dengan kocak.

Nadanya sangat ‘comical’ dan positif, tidak menghujat apalagi menggurui. Seakan menertawakan duka dan kesialan sehingga mereka jengah sendiri karena gagal mendapatkan reaksi yang seharusnya. Alurnya pun cerdas mengalir, seakan-akan kita duduk tak terlihat di antara pengunjung Sky Rabbit, atau di antara para baba yang merem melek menyaksikan Eldo mencumbu tiang lewat liuk tarinya.

Sebagian dari kita, mungkin merasa tidak nyaman, bahkan marah setelah membaca kisah Vabyo. Gambaran tentang Saudi, khususnya manusia-manusianya memang jauh dari bermartabat. Gambaran yang berusaha dituturkan Vabyo dengan humoris untuk menempatkan ironi pada sorot lampu, mungkin?
Sebagian dari kita bisa jadi merasa terganggu karena kesulitan memisahkan Saudi dan Islam sebagai entitas berbeda. Apa yang dialami Vabyo, bisa menjadi bahan bercermin, bahwa bias dan stereotyping memang mengalir terlalu pekat dalam nadi sebagian besar dari kita. Di satu sisi kita menolak untuk bertanggung jawab atas tampilan identitas bangsa, ras dan agama kita, tapi di sisi lain, dengan mudahnya kita menarik kesimpulan negatif tentang bangsa, ras, agama tertentu dikarenakan aksi minus individunya.

Buku ini menampar gelitik kita, untuk tidak melarikan diri atas nama kebebasan berpendapat dan berkeinginan, dari tanggung jawab sebagai bagian dari entitas yang lebih besar. Tempat kita dilahirkan, bernaung, dan beriman.
Memang dunia, bahkan kita sendiri pun tanpa sadar terhibur dengan cemar orang lain. Lalu kita pun khilaf membiarkan cemar kita pun jadi bahan olok-olok dunia. Suka atau pun tidak, kita harus merelakan pundak kita lebam-lebam demi nama baik bangsa, ras dan agama kita. Benar kata Vabyo, pengalamannya semasa di Saudi tak akan didapatkannya di universitas manapun. Dan sayapun mendapat pencerahan dengan sensasi ngakak bonus hati miris yang tak mungkin didapatkan di manapun, selain di Kedai 1001 Mimpi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s